Upacara Perkawinan Jawa

Back

Perkawinan Daerah Jawa: Persiapan Pernikahan

Pemaes dan Panitia Perkawinan:

Pesta pernikah adat Jawa mempunya beraneka ragam tradisi. Pemaes, dukun pengantin perempuan di mana menjadi pemimpin dari acara pernikahan, itu sangat penting. Dia mengurus dandanan dan pakaian pengantin laki-laki dan pengantin perempuan yang bentuknya berbeda selama pesta pernikahan. Biasanya dia juga menyewakan pakaian pengantin, perhiasan dan perlengkapan lain untuk pesta pernikahan.

image 6
image 7
image 8

Banyak yang harus dipersiapkan untuk setiap upacara pesta pernikahan. Panitia kecil terdiri dari teman dekat, keluarga dari kedua mempelai. Besarnya panitia itu tergantung dari latar belakang dan berapa banyaknya tamu yang di undang (300, 500, 1000 atau lebih). Sesungguhnya upacara pernikahan itu merupakan pertunjukan besar.

image 7
image 7
image 8

Panitia mengurus seluruh persiapan perkawinan: protokol, makanan dan minuman, musik gamelan dan tarian, dekorasi dari ruangan resepsi, pembawa acara, wali untuk Ijab, pidato pembuka, transportasi, komunikasi dan keamanan. Persiapan yang paling penting adalah Ijab (catatan agama dan catatan sipil), dimana tercatat sebagai pasangan suami istri.

Dekorasi Tarub:

Biasanya sehari sebelum pesta pernikahan, pintu gerbang dari rumah orangtua wanita dihias dengan Tarub (dekorasi tumbuhan), terdiri dari berbeda Tuwuhan (tanaman dan daun).

image 6
image 6
  • Dua pohon pisang dengan setandan pisang masak berarti: Suami akan menjadi pemimpin yang baik di keluarga. Pohon pisang sangat mudah tumbuh dimana saja. Pasangan pengantin akan hidup baik dan bahagia dimana saja.
  • Sepasang Tebu Wulung berarti: Seluruh keluarga datang bersama untuk bantuan nikah..
  • Cengkir Gading berarti: Pasangan pengantin cinta satu sama lain dan akan merawat keluarga mereka.
  • Bentuk daun seperti beringin, alang-alang, dadap srep berarti: Pasangan pengantin akan hidup aman dan melindungi keluarga.
    Bekletepe di atas pintu gerbang berarti menjauhkan dari gangguan roh jahat dan menunjukan di rumah mana pesta itu diadakan.

Dekorasi Kembar Mayang:

Kembar Mayang adalah karangan dari bermacam daun (sebagian besar daun kelapa di dalam batang pohon pisang). Itu dekorasi sanggat indah dan menpunya arti yang luas.

image 6
  • Itu menpunyai bentuk seperti gunung: Gunung itu tinggi dan besar, berarti laki-laki harus punya banyak pengetahuan, pengalaman dan kesabaran.
  • Keris: Melukiskan bahwa pasangan pengantin berhati-hati dalam kehidupan, pintar dan bijaksana.
  • Cemeti: Pasangan pengantin akan selalu hidup optimis dengan hasrat untuk kehidupan yang baik.
  • Payung: Pasangan pengantin harus melindungi keluarganya.
  • Belalang: Pasangan pengantin akan giat, cepat berpikir dalam mengambil keputusan untuk keluarganya.
  • Burung: Pasangan pengantin mempunyai motivasi hidup yang tinggi.
  • Daun Beringin: Pasangan pengantin akan selalu melindungi keluarganya dan masyarakat sekitarnya.
  • Daun Kruton: Daun yang melindungi mereka dari gangguan setan.
  • Daun Dadap srep: Daun yang dapat digunakan mengompres untuk menurunkan demam, berarti pasangan pengantin akan selalu mempunyai pikiran yang jernih dan tenang dalam mengadapi masalah.
  • Daun Dlingo Bengl√©: Jamu untuk infeksi dan penyakit lainnya, itu digunakan untuk melindungi gangguan setan.
  • Bunga Patra Manggala: Itu digunakan untuk memperindah karangan.

Sajen:

Sebelum memasang Tarub dan Bekletepe harus membuat sepesial Sajen.

image 6

Tradisionil Sajen (persembahan) dalam pesta adat Jawa itu sangat penting. Itu adalah simbol yang sangat berarti, di mana Tuhan Pencipta melidungi kami. Sajen berarti untuk mendoakan leluhur dan untuk melindungi dari gangguan roh jahat. Sajen diletakan di semua tempat di mana pesta itu diadakan, diantaranya di kamar mandi, di dapur, di bawah pintu gerbang, di bawah dekorasi Tarub, di jalan dekat rumah, dan lain-lain.

Siraman sajen terdiri dari:

  • Tumpeng Robyong, nasi kuning dengan hiasan.
  • Tumpeng Gundul, nasi kuning tanpa hiasan.
  • Makanan: ayam, daging, tahu, telur.
  • Tujuh macam bubur.
  • Pisang raja dan buah lainnya.
  • Kelapa muda.
  • Kue manis, lemper, cendol.
  • Teh dan kopi pahit.
  • Rokok dan kretek.
  • Jamu.
  • Lantera.
  • Bunga Telon (kenanga, melati, magnolia) dengan air Suci.
Back

About

Java, the heart of the Indonesian Republic. An Orientation to the Culture and Traditions of Java.

Workshops

more

Definitions

  • The Island of Java Java is the fifth-largest island of Indonesia. With a population of 120 million people (65% of the total population in Indonesia) living on an area of 127569 sq. km (7% of the total Indonesian area), it is the most crowded island in the world..
  • Javanese Ceremonies Traditions that are celebrated within the culture of the Indonesian people on Java.
  • Mixed Marriage A mixed marriage is when two people from different cultural backgrounds or different religious traditions or faiths marry.

Website